Gembala Sidang

Gembala Sidang: Pdt. Beatrix VM Saragih, M. Th

Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna (Matius 5:48)

Kamis, 03 Mei 2012

Kebahagiaan sejati (Lukas 11:27-28)

Khotbah 29-04-2012


Semua orang ingin bahagia, bahagia dalam pekerjaan, bahagia dalam rumah tangga, bahagia dalam kehidupan. Namun ternyata kebahagiaan itu tidak mudah didapatkan. Kesenangan bisa kita beli, tapi kebahagiaan haya ada dalam Yesus. Mari kita pelajari kebahagiaan sejati seturut dengan kehendak Tuhan:
1.       Ayat 27 : Ayat ini mengatakan seorang perempuan berkata kepada Yesus, bahwa yang bahagia adalah Ibu Yesus. Ini konsep pemikiran manusia bahwa kebahagiaan diukur dari fisik atau jasmani, mis : karena orang tua yang hebat, karena jabatan yang hebat, karena harta, karena paras yang cantik , memang ini tidak salah namum semua tidak menjadi jaminan kebahagiaan sejati. Karena hal tersebut hanya bicara lahiriah saja.

2.       Ayat 2 : Yesus berkata justru jika mau bahagia landasannya adalah: mendengar Firman Tuhan dan memeliharanya. Artinya kesukaan orang dengan Firman Tuhan: merenungkan Firman Tuhan dan melakukan Firman Tuhan menjadikan kita bahagia. Mendengar, merenungkan, mempelajari Firman Tuhan siang dan malam. Dengan tekun beribadah, haus rindu mendengar Firman Tuhan membawa kita bahagia. Firman Tuhan yang akan memberikan kita kekuatan dalam menghadapi perkara apapun karena Tuhan jaminkan Dia akan memberikan kekuatan bagi setiap kita (Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku, Filipi 4:13). Firman Tuhan juga mengajarkan kita untuk tetap mengucap syukur dalam segala hal, tidak hanya ketika mendapat berkat, tapi ketika menghadapi masalah kita harus selalu memperkatakan ucapan syukur (I Tesalonika  5:18 --> Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.) Jadi Tuhan inginkan kita untuk terus mengucap syukur sehingga kebahagiaan sejati dapat kita rasakan di setiap apapun keadaan kita.

Mau bahagia, dengarkan Firman Tuhan, renungkan Firman Tuhan, lakukan Firman Tuhan. 

Pdt. Beatrix VMS, M, Th

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar