Gembala Sidang

Gembala Sidang: Pdt. Beatrix VM Saragih, M. Th

Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna (Matius 5:48)

Kamis, 01 Maret 2012

Jadilah Kuat dalam Tuhan (Mazmur 92:13)

Khotbah 28-08-2011

Kenapa pohon Kurma menjadi contoh dalam kehidupan orang benar? Menurut pemazmur pertumbuhan pohon Kurma tersebut sangat luar biasa. 

Kita akan pelajari ada 4 keistimewaan  pohon Kurma dimata Pemazmur :
1.    Pohon Kurma adalah pohon yang tumbuh di wilayah tandus, gersang, sering mengalami badai yang ganas. Pohon Kurma adalah pohon yang tahan banting, mampu hidup ditengah kesulitan. Sebagaimana pohon kurma , Tuhan pun rindu kita memiliki daya juang yang tinggi, tidak mudah menyerah, tidak mengeluh saat menghadapi kesulitan dalam hidup ini.
2.    Pohon kurma bijinya ditanam diatas batu, agar pertumbuhannya ke bawah terlebih dahulu, menguatkan akarnya, baru bertumbuh keatas menggulingkan batu yang menekannya. Sebagai anak-anak Tuhan penting kita  kuat berakar dalam Kristus, berakar dalam gereja lokal, sehingga ketika mengalami kesulitan dapat kuat dan dapat menghadapi tantangan untuk maju dan berkembang.
3.    Pohon kurma banyak manfaatnya, mengandung karbohidrat, vitamin, mineral, penambah energi. Daunnya bisa membuat atap rumah, seratnya bisa dipakai sebagai tali. Batangnya dipakai untuk papan/atap rumah.  Sebagai anak Tuhan hidup kita juga harus berguna bagi kepentingan Tuhan dan orang lain, waktu, pikiran, tenaga, perasaan, harta, kita olah untuk kemuliaan bagi Tuhan.
4.    Pohon Kurma mulai berbuah dari 8 tahun sampai 100 tahun terus berbuah, konsisten. Demikian juga anak Tuhan sepanjang hidup ini, jadilah pribadi yang cemerlang bagi Tuhan. Jangan setiap tahun tidak ada peningkatan baik iman maupun kehidupan. Pribadi yang berubah dan berbuah layak dipromosikan oleh Kristus.

Keberadaan pohon kurma yang begitu menarik perhatian, dijadikan contoh untuk orang benar dimata Tuhan. Mari sahabat Kristus kita renungkan kebenaran ini, menjadi pembelajaran bagi kita yang mengasihi Tuhan.


Pdt. Beatrix VMS, M, Th


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar